Adaptasi Silang Olfaktori
olfactory cross-adaptation
Ringkasan Singkat
Adaptasi silang olfaktori adalah fenomena di mana paparan terhadap satu bau menyebabkan penurunan sensitivitas terhadap bau lain yang berbeda.
Adaptasi silang olfaktori terjadi ketika sistem penciuman seseorang menjadi kurang sensitif terhadap suatu bau setelah sebelumnya beradaptasi dengan bau yang berbeda. Hal ini biasanya terjadi jika kedua bau tersebut memiliki struktur kimia yang serupa atau berbagi jalur reseptor yang sama.
Berbeda dengan indra lain, biasanya tidak ada perubahan pada kualitas bau tunggal yang dirasakan setelah adaptasi terhadap bau tunggal lainnya. Namun, adaptasi silang sering diamati dalam campuran bau yang mengandung rangsangan bau tunggal yang sedang diadaptasi, menunjukkan adanya tumpang tindih dalam pemrosesan saraf di tingkat reseptor.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Schiffman, S. S. (1997). Olfaction and Gustation in Clinical Systems.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.